Select Page

7 Setting Kamera Yang Perlu Diperiksa Sebelum Memotret

7 Setting Kamera Yang Perlu Diperiksa Sebelum Memotret

Kali ini, foto.co.id ingin berbagi sedikit mengenai settingan kamera yang kamu harus perhatikan sebelum mulai memotret. Kamera Dslr Canon hadir untuk mengambil gambar dengan tampilan yang lebih tajam, detail, dan lebih kreatif. Kamera Canon dilengkapi dengan fitur yang banyak dan teknologi terbaru. Itulah sebabnya, dibutuhkan waktu tidak sedikit untuk beradaptasi / melakukan penyesuaian bagi para pemula yang terbiasa memakai kamera saku atau smartphone ketika hendak menggunakan kamera Dslr. Tapi sayangnya, banyak pemula belum memahami settingan kamera Dslr yang benar sehingga hasil yang diperoleh masih kurang memuaskan.

Jika kamu masih pemula dan bingung mengenai pengaturan kamera Dslr, maka berikut ini adalah 7 setting kamera dslr sederhana yang bisa kamu coba gunakan untuk meningkatkan kualitas foto kamu sehari-hari.

1.  Periksa Settingan White Balance Yang Kamu Gunakan

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Salah satu masalah yang sering ditemui oleh para pemula dalam menggunakan kamera DSLR ialah memotret dengan warna yang kurang sesuai. Itulah sebabnya, kita harus memeriksa dulu settingan white balance kamera agar bisa memotret dengan warna yang sesuai dengan keadaan. Jangan sampai kita memotret langit biru tetapi hasil foto menjadi langit merah.

2.  Periksa Settingan Mode Exposure Kamera

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Sebagai seorang fotografer, kita harus memahami tiga komponen penting dalam exposure yakni ISO, Shutter speed dan aperture. Ingat, ketiga komponen ini saling bekerja sama dan saling melengkapi untuk menghadirkan foto yang sempurna. Karena itu, periksalah pengaturannya terlebih dahulu sebelum kamu mulai memotret.

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

3.  Periksa Settingan ISO Kameramu

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

ISO merupakan sensitivitas kepekaan sensor terhadap cahaya. Jadi, sebelum kamu mulai memotret, pastikanlah pengaturan ISO sudah sesuai dengan situasi dan kondisi pemotretan. Karena semakin tinggi nilai ISO, maka semakin peka pula sensor kamera terbuka terhadap cahaya. Ingat, pastikan selalu settingan ISO kamu sebelum mulai memotret agar pada akhirnya tidak akan kecewa dengan hasil yang kamu peroleh.

4.  Periksalah Pengaturan Format Gambar

 

 

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Sebuah kamera Canon mampu mengambil gambar dengan format JPEG dan Raw. JPEG memiliki format dan file yang lebih kecil dibandingkan dengan Raw karena pada umumnya, file dalam format JPEG telah melalui pengolahan gambar sebelum disimpan dalam kartu memori. Sedangkan format Raw, ukurannya lebih besar sehingga kamu tidak bisa berbuat banyak saat ingin menyimpannya dalam kartu memori.

Disamping itu juga, foto dalam format Raw membutuhkan waktu yang cukup lama untuk disimpan dalam kartu memori. Jadi, jika kamu ingin mengambil gambar fast-moving subject, maka ada baiknya untuk menggunakan format JPEG gantinya Raw.

5.  Hidupkan Histogram

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

via picture-power.com

Banyak yang menganggap histogram dalam dunia fotografi adalah hal yang rumit. Padahal komponen ini cukup penting dalam setting kamera dan aturan pakai kamera DSLR. Dengan histogram kita bisa mengetahui hasil foto lebih detail, apakah sempurna, terlalu gelap, atau terlalu terang.

6.  Periksalah Lensa Kamera Kamu

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Lensa merupakan hal yang penting dalam kamera. Itulah sebabnya, kita harus mencegah lensa agar tidak kotor. Jangan berganti lensa disembarang tempat! Sebaiknya berhati-hati ketika sedang memotret di tempat yang berdebu. Saat membersihkan lensa, kita harus hati-hati, jangan sampai membuat lensa tergores.

7.  Jangan Lupa Untuk Memeriksa Aperture Dan Shutter Kamera Kamu

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Aperture dan shutter mungkin menjadi hal yang sangat penting yang sering kita temukan dalam kamera digital. Mode Aperture dan Shutter priority membuat aperture dan shutter akan diatur secara otomatis. Mode ini tentu membuat kita bisa memotret dengan lebih mudah. Disamping itu, kita juga bisa memakai mode manual untuk menghadirkan setting aperture dan shutter yang lebih beragam. Namun, untuk pemula jangan terlalu menggunakan mode manual.

Demikianlah artikel mengenai 7 setting kamera Dslr sederhana yang bisa kami sediakan buat anda. Kiranya artikel ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan anda. Selamat mencoba …

Artikel Terkait

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Video Terbaru

Loading...

Instagram

lensa terbaik untuk foto landscape

Ikuti Foto.co.id!

Bergabunglah di komunitas fotografi kami, dan belajar fotografi bersama kami!

Terima kasih, silahkan cek inbox anda dan konfirmasi untuk bergabung.

Share This