8 Teknik Sederhana Untuk Memotret Anak Kecil

Masa anak-anak adalah masa yang sangat menyenangkan. Banyak orang tua rindu untuk mengabadikan setiap momen yang berharga dari anak mereka. Misalnya, saat mereka mulai bermain ataupun juga saat mereka sudah mulai sekolah. Itulah sebabnya, ada begitu banyak fotografer yang senang mengambil gambar tentang anak-anak, baik itu anak mereka sendiri atau klien mereka.

Perasaan atau pernyataan anak adalah keajaiban. Suasana hati (mood) apapun yang terpancar dari wajahnya atau bahasa tubuhnya akan membuat kita sebagai orang tua terpesona dan terkagum-kagum. Mereka seolah-olah punya dunianya sendiri yang tidak bisa dimasuki oleh orang dewasa. Dunia inilah yang membuatnya begitu khusus, sehingga tidak bisa ada paksaan bagi mereka, yang ada hanyalah pendekatan untuk mendekati dunia mereka tersebut.

Menyadari akan hal tersebut, maka, mengabadikan setiap ekspresi anak dalam dunianya ke dalam foto menjadi hal yang sangat berharga, karena saat-saat tersebut tidak akan pernah bisa kembali lagi. Pendekatan yang harus digunakan adalah pendekatan dunia mereka (anak-anak) dan untuk alasan itu saja, maka foto anak mempunyai kesulitannya sendiri.

Memotret anak-anak memang tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Memotret anak-anak membutuhkan kesabaran yang ekstra karena sulitnya untuk mengatur mereka. Jika kita tidak sabar, maka kita sendiri yang akan stress dan kewalahan. Saat memotret anak kecil, pastikan bahwa lampu kilat (flash) anda dimatikan agar tidak mengganggu konsentrasi anak. Untuk mengatasi hal ini, gunakanlah cahaya alami yang ada di sekitar.

Berikut ini adalah beberapa teknik sederhana untuk menciptakan foto anak yang keren dan bagus.

1.  Fokus Pada Mata

“Mata adalah jendela jiwa seseorang, itulah sebabnya, mata harus menjadi titik fokus dari setiap foto yang baik.” Memang benar mata bukanlah satu-satunya bagian penting untuk menghasilkan foto yang baik dan bagus, tetapi mata adalah elemen paling tajam dan penuh dengan daya tarik yang ada pada wajah anda, dan hal itu tidak bisa dipungkiri. Saat anda melakukan pemotretan dengan menggunakan aperture yang lebar dengan mengambil fokus pada mata, maka lensa bokeh (pengaburan titik cahaya) akan membantu dalam melembutkan tampilan foto anda sehingga terlihat menarik dan penuh daya tarik.

2.  Perhatikan Latar Belakang (Background)

Pendekatan yang sederhana biasanya merupakan hal terbaik dalam fotografi digital. Itulah sebabnya, anda harus memutuskan hal-hal apa saja yang anda butuhkan untuk ditampilkan dalam foto anda (adalah lebih bagus jika semua yang ingin anda lakukan telah dibuat dalam sebuah catatan), serta memikirkan segala sesuatu yang dapat mengalihkan perhatian anda selama melakukan pemotretan. Jika memungkinkan, pilihlah latar belakang yang polos – dengan kata lain, warna-warna netral dengan pola yang sederhana. Penggunaan latar belakang yang sederhana menolong anda dalam menetapkan posisi yang ideal.

Anak-anak sering memakai pakaian yang berwarna-warni atau dengan pola atau karakter yang berlebihan. Karena itu perhatikan latar belakang (background) anda dengan baik. Kecuali anda memiliki tujuan tersendiri, maka hindarilah pemotretan dengan latar belakang yang berantakan atau tidak diinginkan. Perhatikan segala sesuatu. Hindari penempatan sesuatu secara vertikal/lurus di belakang mereka (anak-anak) yang nantinya akan terlihat seperti seolah-olah muncul dari kepala mereka. Perhatikan objek yang utama dan hilangkanlah sujbek yang tidak diinginkan untuk memberikan dan menekankan perhatian pada objek utama anda.

3.  Aturlah / Tempatkan Kamera Anda Sejajar Dengan Mata Mereka

Aturlah / tempatkan kamera anda sejajar dengan mata mereka (anak-anak) jika anda menginginkan tubuh mereka terlihat bagus (kepala tidak lebih besar dari bagian tubuh lainnya). Misalnya, anda bisa berbaring, membungkuk, ataupun juga berjongkok. Pada umumnya, tubuh seorang anak lebih kecil atau jauh lebih pendek dari pada kita, karena itu kita harus rela untuk berbaring, berjongkok, ataupun juga membungkuk. Kecuali anda memiliki efek atau angle tertentu. Tapi jika tidak maka lakukanlah hal-hal tersebut dengan sabar.

4.  Sabar Dan Selalu Siap

Memotret anak-anak adalah sesuatu yang mengasyikkan. Ekspresi lucu dan alami serta tingkah laku yang menggemaskan merupakan daya tarik utama mereka. Tingkah laku mereka (anak kecil) yang sukar ditebak, membuat kita harus bersabar untuk mendapatkan momen yang pas. Sebagai seorang photographer, anda haruslah tetap sabar, rileks serta selalu dalam kondisi yang siap untuk melakukan hal-hal secara spontanitas (refleks). Jangan sampai stress ataupun bosan, karena momen berharga dapat terjadi dan terlewatkan begitu saja jika anda lengah walaupun hanya sebentar.

Jika anda menginginkan ekspresi atau perasaan yang natural/alami, maka anda terkadang harus melakukan pemotretan secara sembunyi – sembunyi. Anak kecil terkadang malu, ketika dirinya diperhatikan. Oleh sebab itu, anda harus bisa menjadi teman agar ekspresi alami dari anak kecil tersebut bisa muncul. Jangan lupa untuk memperhatikan suasana hati (mood) mereka. Ambillah gambar saat suasana hati (mood) mereka (anak kecil) sedang bahagia. Meski tak ada salahnya, mengambil gambar di kondisi apapun, tapi memotret anak kecil yang ceria lebih berwarna dibanding memotret anak kecil yang sedang sedih.

5.  Jangan Memaksa Mereka Tersenyum

Jangan memaksa anak-anak untuk bilang ‘cheers …’ karena gantinya anda mendapatkan senyuman yang alami, anda hanya akan mendapatkan senyuman yang dipaksakan dengan bibir yang ditarik kaku. Gaya atau style yang bagus tidak selamanya harus selalu tersenyum karena pada dasarnya ada beberapa anak yang memang sulit untuk senyum.

6.  Gunakan Cahaya Yang Alami

Anak kecil selalu aktif bergerak. Anda tidak mungkin menggunakan lampu kilat (flash) atau alat bantu cahaya tambahan setiap saat, karena pastinya hal tersebut akan merepotkan. Gunakan lampu kilat (flash) disaat tertentu saja. Cahaya di dalam ruangan atau rumah, tentu akan kurang untuk menghasilkan foto yang terang. Oleh sebab itu mengambil gambar anak kecil di luar ruangan lebih disarankan. Untuk melalukan hal ini, tentunya anda harus mengetahui saat atau waktu yang tepat karena masalah cuaca. Disamping itu juga, jangan terlalu panas dan terlalu terang. Anda harus pintar dalam membaca situasi agar gambar terlihat sealami mungkin. Saat yang terbaik adalah pada waktu pagi dan sore hari menjelang matahari terbenam.

7.  Sertakan Orang Lain

Salah satu cara yang baik untuk membantu anak-anak agar bisa rileks saat sedang tegang dan untuk menambahkan sedikit komposisi terhadap foto anda adalah dengan menambahkan orang lain kedalam gambar. Misalnya, apakah itu orang tua, teman, dan lain-lain. Menambahkan orang kedua dalam sebuah tembakan menambah ketertarikan tersendiri pada foto anda dan  memperkenalkan sebuah ide atau gagasan mengenai ‘hubungan’ antara orang yang ada di dalam foto tersebut. Hal ini akan mengalihkan perhatian anak dari anda dan membantu mereka untuk sedikit lebih santai atau rilkes.

8.  Pilih Perlengkapan Yang Tepat

Memotret anak kecil membutuhkan perangkat yang kecil, ringan dan mudah dibawa. Pilihlah perangkat yang mampu menghasilkan gambar yang lebih berkualitas serta dilengkapi sensor cahaya yang mampu mengabadikan gambar dengan kondisi cahaya apapun. Misalnya kamera ataupun juga smartphone (kamera pintar). Hal ini disebabkan oleh aktifitas anak kecil yang sering bergerak dan sulit sekali ditebak.

“Agar anda bisa berhasil dalam memotret anak kecil maka anda harus menjadi seperti anak kecil.” Kiranya artikel ini bisa bermanfaat. Selamat mencoba …

Referensi

https://digital-photography-school.com/how-to-photograph-children/

https://digital-photography-school.com/7-tips-for-photographing-kids/

http://shotkit.com/how-to-photograph-children/

Scroll to Top