Select Page

Kamera DSLR terbaru dari Canon – EOS 1100D

Kamera DSLR terbaru dari Canon – EOS 1100D

Canon 1100D menawarkan pengalaman memotret yang menyenangkan dengan harga yang terjangkau, dilengkapi fungsi dan feature yang pas bagi pengguna SLR pemula. Kamera ini diperuntukkan terutama bagi pemula maupun bagi mereka yang sudah berpengalaman dan berkeinginan untuk mengembangkan pengetahuan fotografinya. Misalnya, anda membutuhkan kamera yang mampu menghasilkan yang mudah digunakan tapi mampu menghasilkan gambar berkualitas yang setara dengan kamera DSLR keluaran Canon lainnya.

Mengingat harganya yang relative terjangkau, wajarlah bila feature yang dimiliki Canon 1100D ini, tidak selengkap kamera DSLR dengan harga yang lebih tinggi. Sebagaimana pesaingnya yang diproduksi oleh produsen lain, setidaknya ada tiga, yakni Nikon D3100, kemudian menyusul Pentax K-r dengan feature-laden, dan yang paling murah, Sony A290. Memang mengejutkan, mengingat beberapa tahun yang lalu anda mungkin masih bisa mendapatkan kamera DSLR level entri dengan harga di bawah Rp. 3.000.000,-. Meski demikian, selain karena pengaruh inflasi, harga kamera juga dipengaruhi oleh trend yang terus berkembang. Sangat jelas, bahwa persaingan kamera dengan system yang semakin lengkap, menyebabkan para produsen terpaksa mempertimbangkan harga yang mereka patok.

Design dan Fitur
Canon 1100D is adalah kamera yang sangat pas untuk mereka yang pertama kali menggunakan kamera SLR, dengan kontrol layout yang sederhana dan mudah dioperasikan, sehingga siapa pun dapat menggunakan kamera ini tanpa menghadapi banyak rintangan.  Keseluruhan exteriornya terbuat dari bahan plastik yang lembut dan setiap sudutnya dibuat melengkung. Jika dibandingkan dengan kamera-kamera selevelnya, seperti Nikon D3100 dan Sony A33, kualitas dan konstruksi Canon 1100D cenderung lebih sederhana, sehingga terkesan kurang nyaman saat dipegang.
Kontrol kamera ini, memiliki banyak kesamaan dengan kamera lain yang sekelas dengannya: misalnya, mode dial lengkap dengan full program, aperture, shutter dan mode manual exposure, juga sejumlah scene mode otomatis. Kamera ini  juga dilengkapi dengan Movie mode yang mampu merekam video HD 720p.
Canon 1100D, adalah kamera pertama dari salah satu produsen kamera tersebsar yang berani memberikan pilihan warna yang berbeda, merah maron, hitam, dan silver buram/abu-abu. Kamera ini sedikit lebih berat ketimbang Nikon D3100 dengan berat 500g belum termasuk batteray dan lensa , bandingkan dengan Nikon yang hanya seberat 445g. Sensor gambar pada kamera ini dikembangkan menjadi 12.1-megapixel CMOS, 10 megapixel lebih rapat daripada Canon 1000D, pendahulunya.
Pada bagian belakang, tombol 4 arah yang merupakan tombol standard pada setiap kamera Canon beserta sejumlah tombol, terletak berdampingan dengan layar LCD 2.7 inci, dengan resolusi 230,000 dots. Untuk mengaktifkan live view, cukup dengan menekan tombol yang juga berfungsi sebagai record button dalam mode movie. Sebagaimana Nikon D3100, Canon 1100D juga memiliki mode yang sangat membantu bagi para pemula untuk mengenali fungsi-fungsi tertentu tanpa harus mengerti istilah-istilah teknis, semisal aperture dan shutter speed. Mode tersebut dinamakan Creative Auto dan dapat ditemukan pada mode dial. Berbeda dengan Guide Mode pada kamera Nikon, semua varian Canon memberikan petunjuk yang terperinci.
Viewfinder pada Canon 1100D relative kecil, hanya memuat 95 persen dari scene yang tertangkap oleh lensa. Canon 1100D tidak memiliki pilihan exposure dan white balance bracketing. Konektifitas tersedia dengan mini-HDMI, AV out standard untuk terhubung dengan mini-USB.

Kualitas Gambar
Canon 1100D mampu menghasilkan exposure yang akurat dalam kondisi cahaya apapun. White balance dalam pengaturan otomastis pun tidak kalah, mampu menghasilkan gambar yang natural tanpa terlalu banyak tweaking. Terdapat pengaturan untuk menyesuaikan white balance JPEG, sebagaimana yang anda butuhkan. Warna rendition merupakan ciri khas canon, dengan warna merah dan hijau punchy pada pengaturan default.
Kontrol noise pada Canon 1100D tergolong baik, dengan maximum 6400 jika diperluas dengan manu pilihan yang tepat. Kinerja optimal dicapai ketika diperluas hingga ISO 1600, ukuran yang lebih besar akan menghasilkan noise warna yang lebih. Meski tidak memiliki AF lock button untuk mengunci titik fokus, kemampuan autofocus Canon 1100D tergolong akurat, meski tidak seakurat D3100.
Kualitas Video
Canon 1100D mampu merekam video berdurasi maksimal 17 menit. Sayangnya, tidak ada kontrol manual dalam movie mode. Pengaturannya pun hanya sebatas exposure compensation, white balance dan picture style. Video mode Canon 1100D, termasuk biasa-biasa saja, tidak jauh berbeda dengan SLR lain sejenisnya, semisal EOS 600D. Jika anda mencari kamera untuk pemula dengan kualitas video yang memuaskan, D3100 atau Sony A33 adalah kamera yang tepat.
KESIMPULAN
Canon 1100D menawarkan pengalaman memotret yang menyenangkan dengan harga yang terjangkau, lengkap dengan fungsi dan fitur yang sesuai kebutuhan para pemula. Mengingat persaingan yang ketat antara kamera-kamera sejenisnya, Canon 1100D termasuk kalah bersaing, dalam hal spesikiasi dan kualitas produksinya.

Artikel Terkait

2 Comments

  1. Harri

    Ada tutorial penggunaan lengkapnya gak gan?

    Reply
  2. harry ucha

    bagaimana caranya mengaktifkan mode live view shoot sata memotret pada canon 1100D
    saya sudah coba masuk menu dan mengaktifkanya tapi hasilnya nihil terus

    mohon penjelasannya mater
    tq…

    Reply

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Video Terbaru

Loading...

Instagram

lensa terbaik untuk foto landscape

Ikuti Foto.co.id!

Bergabunglah di komunitas fotografi kami, dan belajar fotografi bersama kami!

Terima kasih, silahkan cek inbox anda dan konfirmasi untuk bergabung.

Share This