Mode dari kamera digital

Aperture Priority

Mode ini sangatlah baik untuk digunakan pada momen2 seperti berikut:

Contoh keadaan yang tepat untuk menggunakan mode ini, adalah saat pemotretan dokumentasi pada siang hari di luar ruangan. Kadang kita harus memotret beberapa orang sekaligus, maka gantilah diafragma menjadi lebih sempit (f5.6 – f8.0) agar semuanya fokus. Dan jika ingin meng-candid seseorang saja, gantilah diafragma menjadi lebar (f1.2 – f2.8) agar background nya menjadi bokeh dan potret anda sempurna.

Tips untuk menggunakan mode aperture priority (atau di Canon simbolnya Av):

Speed Priority

Di mode ini, fotografer lah yang menentukan kecepatan kamera merekam cahaya. Diafragma diatur secara otomatis oleh kamera. Mode ini patut dipakai jika ingin memainkan efek speed, contohnya:

Manual Mode

Di mode ini, anda perlu mengatur 3 variable yang ada pada kamera anda, yaitu, ISO, kecepatan dan bukaan diafragma. Cara untuk menggunakan mode manual pada kamera digital anda, secara bertahap adalah sebagai berikut:

  1. Yang paling pertama, anda harus menentukan diafragma. Apakah anda ingin foto nya tajam semua? Atau mau fokus pada satu objek saja?
  2. Kemudian tentukan kecepatan. Efek apa yang anda ingin capai? Jika tidak ingin melakukan efek slow-speed, atasilah shake dari tangan, gunakan speed 1/60 – 1/200
  3. Terakhir, tentukan lah ISO untuk mendapatkan pencahayaan yang diinginkan.

Kapankah kita sebaiknya menggunakan mode manual?

Bulb mode

Mode ini persis seperti manual, di mana kita dapat mengatur ketinga elemen yaitu diafragma, ISO dan kecepatan. Namun, perbedaannya ada pada kecepatan, di mana shutter akan terus terbuka selama tombol shutter ditekan.

Mode ini sering digunakan untuk situasi seperti berikut:

Demikianlah ringkasan dari mode kamera digital terbaru di saat ini. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat membantu anda memutuskan mode manakah yang tepat pada saat pemotretan anda berikutnya.

 

 

Page: 1 2

Page: 1 2