Select Page

12 Teknik Super Untuk Menghasilkan Foto Produk Yang Keren

12 Teknik Super Untuk Menghasilkan Foto Produk Yang Keren

Fotografi produk sebenarnya bukan hanya berbicara mengenai ‘keindahan/kecantikan’ suatu produk/barang tapi juga sebagai promosi dan penjualan. Karena dengan menampilkan foto produk anda yang berkualitas tinggi di setiap situs ternama (seperti amazon) ataupun juga melalui sebuah pameran yang dapat dilihat oleh banyak orang, maka hal tersebut akan membantu anda dalam menghasilkan keuntungan yang besar.

Dalam bidang fotografi, melakukan product photos shot bisa saja sangat sulit atau bahkan mengintimidasi, karena untuk menghasilkan foto produk yang bagus, harganya mahal. Itulah sebabnya, ada puluhan/ratusan alat pemotretan yang tersedia untuk membantu dalam menyelesaikan pekerjaan anda. Sebagai pemilik usaha yang hanya bergantung pada perusahaan lain dan perusahaan kecil yang hanya mendapatkan penghasilan dari usahanya sehari-hari, maka sudah pasti bahwa tidak selamanya uang akan selalu ada.

Nah, kalau begitu, haruskan menyerah dengan kondisi keuangan yang minim untuk memperoleh foto produk yang bagus? Tentu saja tidak, karena anda dapat menggunakan cara ini yaitu pendekatan DIY (do it yourself) untuk menciptakan foto produkmu sendiri yang bagus dan keren. Melakukan cara ini tidaklah sukar seperti yang anda pikirkan yang penting bertindaklah terlebih dahulu jangan hanya dipikirkan terus-menerus.

Tanpa harus panjang lebar lagi, maka berikut ini adalah 12 teknik foto produk yang super untuk menghasilkan foto produk yang menarik dan menakjubkan yang bisa kami (foto.co.id) sediakan buat anda.

1.  Kamera

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Memiliki kamera yang mahal memang bagus karena dilengkapi dengan peralatan yang berkualitas tinggi, tapi hal tersebut bukanlah satu-satunya penentu dalam menghasilkan gambar yang bagus. Jika anda tidak sanggup membeli kamera yang mahal, maka mulailah dengan kamera yang sanggup anda miliki dan lihatlah hasilnya. Ingatlah bahwa foto yang bagus tercipta dari serangkaian pilihan dengan menggabungkan pencahayaan, gaya, serta pengolahan pasca pemotretan.

Sekarang ini, pengguna kamera DSLR (digital single lens reflex) semakin bertambah setiap tahunnya. Jadi jika anda berencana untuk melakukan pemotretan dalam jumlah yang banyak, maka sangat disarankan untuk berinvestasi dalam kamera digital yang baik. Pilihan anda tentang kamera yang hendak digunakan dapat memberikan efek yang signifikan terhadap hasil akhir dari foto produk anda. Karena itu, hati-hatilah dalam menentukan kamera apa yang hendak anda beli. Jika hal itu (membeli kamera yang berkualitas bagus) tidak ada dalam daftar anggaran belanja anda sekarang, maka gunakanlah iphone. Aplikasi gratis seperti VSCO Cam akan membantu anda mendapatkan beberapa gambar yang bagus dari kamera smartphone anda. Gambar yang bagus khususnya akan muncul/terlihat dalam situs seperti Instagram, Facebook, Pinterest, dan lain sebagainya.

Jika Anda menggunakan kamera DSLR, maka berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika anda menarik gear anda secara bersamaan: (1) Jangan menggunakan lensa sudut yang lebar karena akan membuat produk anda berada dalam posisi terbalik. (2) Gunakan aperture yang tepat untuk menghasilkan foto yang bagus. Aperture yang lebar seperti pada posisi f2.8 atau f4.5 akan mempersempit luas pandangan anda dalam mengambil gambar sehingga meninggalkan beberapa bagian produk. Tapi aperture yang kecil seperti pada posisi f8 atau f11 akan memberikan pandangan yang lebih luas bagi anda dalam mengambil gambar serta menjaga seluruh area pemotretan anda untuk tetap berada dalam titik fokus. (3) Gunakan white balance (komposisi warna) yang benar. Saat hendak mengambil gambar, pastikan bahwa warna yang ditampilkan dalam bola lampu anda sesuai dengan foto produk anda.

2. Latar dan Pencahayaan

 

 

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Saat mengatur lokasi pemotretan anda, mulailah dengan mencari tahu jenis latar belakang dan pencahayaan seperti apa yang anda butuhkan untuk foto produk anda. Misalnya, cara menyiapkan lampu buat sebotol anggur benar-benar berbeda dari cara mengatur lampu untuk sebuah telepon genggam.

Terkadang latar belakang putih atau hitam tidak memberikan tampilan terbaik untuk foto produk anda, terutama untuk produk-produk yang perlu ditampilkan dalam kehidupan seseorang. Misalnya, tas bisa dengan mudah difoto dengan latar belakang putih bersih, tetapi anda mungkin juga ingin untuk menunjukkan seorang wanita yang mengenakan tas untuk memberikan konteks yang tepat; Mengambil foto seperti kacamata baik didalam dan diluar hemparan sinar matahari; Mengambil gambar jam tangan baik itu dikenakan atau tidak. Hal ini memungkinkan pelanggan untuk tertarik pada foto produk yang kita promosi/jual serta dapat meningkatkan kepercayaan mereka (pelanggan) untuk membeli barang yang belum pernah mereka lihat secara langsung.

3. Tripod

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Lebar/luas tempat pemotretan memberikan petunjuk untuk memperoleh fokus pemotretan yang lebih tajam dan bagus serta memperbesar atau menghentikan fokus kamera yang sedang aktif. Jika pencahayaan yang anda peroleh pada lokasi pemotretan kurang, maka anda perlu melakukan tindakan pencegahan yaitu dengan membuat shutter speed menjadi pelan agar memberikan ruang yang cukup untuk pencahayaan. Tapi, saat shutter speed berada pada posisi lambat, maka anda tidak dapat memegangnya dengan tangan karena hasilnya akan tidak bagus. Itulah sebabnya tripod merupakah pilihan terbaik yang bisa digunakan untuk menolong anda dalam melakukan pemotretan.

4. Cahaya Alami

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Cahaya alami yang diperoleh secara langsung dari sinar matahari memberikan efek yang baik untuk semua jenis foto jika dimanfaatkan dengan baik dan benar. Pada umumnya, mengambil foto di sore hari akan memberikan hasil terbaik, karena mengambil gambar bukan hanya mengenai jumlah cahaya yang diperoleh tapi juga keseragaman dalam menyalurkan cahaya tersebut.  Dalam pengertiannya, cahaya dapat dibagi dalam 2 bagian, yaitu: Hard shadow dan Soft shadow. (1) Hard shadow dibuat ketika ukuran sumber cahaya lebih kecil dibandingkan dengan ukuran subjek. Sebaliknya, (2) Soft shadow dibuat ketika ukuran sumber cahaya lebih besar dari subjek. Jadi jika anda bertujuan untuk menggunakan Soft shadow maka pergilah keluar ruangan. Pilihan anda menentukan kualitas foto produk anda. Karena itu hati-hatilah dalam memilih cahaya yang hendak anda gunakan.

5. Sudut Foto

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Saat anda mengambil gambar, cobalah gunakan sudut yang berbeda-beda satu sama lain. Bermain-mainlah dengan setiap sudut yang ada pada tempat pemotretan anda sambil memperhatikan hal-hal unik yang ada disekitar anda, karena anda tidak pernah tahu sudut seperti apa yang akan nampak pada pandangan anda yang memberikan tampilan foto anda menarik untuk dilihat. Jangan lupa untuk menampilkan ukuran produk anda secara akurat dengan bentuk dan kualitas foto yang jelas untuk memastikan penjualan laris dan pelanggan puas.

6. Tenang

Saat anda mengambil gambar, cobalah untuk relax (tenang) dan jangan tegang (gugup) karena getaran/goyangan sedikit saja dapat memberikan efek yang kurang bagus untuk foto anda. Selain itu, semakin dekat posisi anda dengan subjek anda, maka gambar yang anda ambil semakin blur. Itulah sebabnya, gunakanlah tripod untuk membantu menjaga kestabilan kamera anda. Sebagai tambahan, anda dapat menggunakan built-in timer yang ada pada kamera anda untuk mengurangi guncangan yang dapat terjadi pada kamera anda serta memaksimalkan keakuratan gambar anda. Bila anda menggunakan kamera hp, maka pertimbangkanlah sandaran kamera smartphone anda dengan baik, apakah telah tersandar pada objek yang kokok atau tidak untuk mengurangi getaran.

7. Alami

Ambilah gambar mengenai produk yang akan menolong orang-orang berhubungan dengan barang itu dalam kehidupan nyata. Misalnya, jika anda mengambil gambar tentang jam tangan, maka tunjukanlah foto jam tangan itu pada pergelangan tangan seseorang; atau jika anda menjual perhiasan atau pakaian, maka memiliki setidaknya satu gambar dari produk anda sebagai contoh merupakan cara yang hebat. Karena calon pembeli akan mendapatkan ide tentang bagaimana barang itu akan kelihatan/nampak pada mereka saat digunakan. Hal ini juga dapat menolong dalam menentuk sasaran pemasaran produk anda.

8. Tampilkan Lebih, Bukannya Kurang

Sebagian besar situs yang memuat gambar produk-produk untuk dijual, orang-orang menampilkan satu item (barang) dan kemudian menulis di bawahnya “tersedia juga dalam warna biru dan hijau”. Jika anda menawarkan item tertentu dalam pemilihan warna, janganlah hanya memberitahu pelanggan tentang hal tersebut tapi biarkanlah mereka melihat sendiri. Satu set foto yang menunjukkan berbagai macam warna akan membuat produk anda terlihat lebih kaya dan lebih menarik.

9. Tombol Hapus Bukan Teman

“Tombol hapus bukanlah teman” artinya jangan terlalu gampang untuk menghapus gambar anda yang kelihatan jelek saat anda melihatnya kembali dalam kamera. Bersabarlah sedikit dan tunggu sampai foto-foto anda selesai ditransfer ke komputer, karena gambar foto yang anda ambil terlihat sangat berbeda pada layar yang lebih besar. Setelah itu barulah anda menentukan foto-foto yang perlu dihilangkan dan yang tidak.

10. Pengaturan

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Meluangkan waktu yang lebih untuk mempersiapkan pengaturan pencahayaan anda sebelum memulai sesi pemotretan adalah penting. Karena pencahayaan yang pas memberikan efek yang sempurna buat foto produk anda. Ingatlah ukuran dan kebutuhan dari masing-masing produk dan jadikan hal itu sebagai dasar/standar untuk setiap pemotretan anda. Misalnya, jika anda memiliki perhiasan yang banyak untuk difoto, maka pengaturan yang lebih kecil digunakan dan floating technique mungkin merupakan salah satu cara terbaik dan yang tersedia untuk gambar perhiasan anda, misalnya anting-anting, cincin, dll.

Saat melakukan foto produk, adalah penting untuk membuat diagram dalam menunjukkan bagaimana anda telah selesai mengatur segala sesuatu yang anda perlukan. Misalnya, mengukur jarak antara cahaya dan produk foto anda; jarak antara kamera dan produk foto anda; serta penetapan sudut-sudut lampu dan ketinggian lampu yang diarahkan pada produk foto anda. Catatan atau diagram yang baik akan membuat sesi pemotretan menjadi lebih mudah.

Akhirnya, pastikanlah untuk mendapatkan beberapa sudut yang bagus dari setiap produk anda. Tunjukkan pada pelanggan foto produk anda secara rinci dan jelas. Ingat, foto anda harus akurat dalam menggambarkan produk anda.

11. Jangan Terburu-buru

Adalah hal yang wajar untuk melakukan segala hal dengan cepat, tetapi dalam foto produk, kesabaran dapat memberikan efek yang signifikan pada kualitas foto produk anda. Jadi, pastikanlah bahwa anda memiliki peralatan yang tepat saat melakukan pemotretan. Periksa kembali apakah pengaturan yang telah anda lakukan itu benar. Dan gunakanlah beberapa menit untuk memastikan apakah produk anda sudah benar-benar bagus atau masih perlu pemeriksaan lanjutan.

Ingat, cara terbaik untuk menguasai fotografi hanya dengan berlatih. Teruslah berlatih dan jangan mudah menyerah. Lakukan terus yang terbaik sampai anda puas dengan hasilnya.

12. Edit (Periksa)

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Setelah selesai mengambil gambar, mulailah untuk memeriksa setiap gambar yang diperoleh. Pemeriksaan pasca pemotretan memberikan anda kesempatan untuk membersihkan dan meningkatkan kualitas foto anda. Bahkan jika anda membuat kesalahan kecil saat mengambil gambar, perangkat lunak yang tepat dapat membantu anda untuk memberikan hasil akhir yang sempurna dalam foto anda.

Adobe photoshop merupakan salah satu perangkat lunak yang bisa anda gunakan dalam proses pemeriksaan. Adobe photoshop merupakan perangkat yang bagus, tapi tidaklah murah. Jika Anda tidak memiliki akses ke adobe photoshop, maka ada banyak pilihan bebas lainnya yang dapat anda gunakan. Misalnya, pixlr dditor. Pixlr editor adalah perangkat yang kualitasnya hampir sama dengan photoshop dan itu adalah sebuah aplikasi berbasis web gratis. Disamping itu juga, anda dapat menggunakan image editor aviary langsung pada editor wix sehingga membuat foto anda benar-benar bersinar.

Kesimpulan

Akhirnya kita tahu bahwa foto produk merupakan hal yang sulit untuk dilakukan serta memakan waktu yang banyak. Adalah sangat gampang untuk cepat mengangkat tangan (menyerah) dan berkata dalam hati seperti seseorang yang baru saja kalah dalam pertandingan yang besar seperti final piala dunia. Payah. Ternyata susah. Lebih baik berhenti saja!

Ingatlah bahwa segala sesuatu membutuhkan proses. Sekalipun sulit untuk memulainya, teruslah jalani. Jangan mudah menyerah dan tetaplah berusaha, maka anda akan melihat kualitas fotografi anda meningkat serta foto-foto yang anda hasilkan sesuai dengan keinginana anda. Demikianlah artikel yang bisa kami sediakan. Kiranya artikel ini bisa bermanfaat. Selamat mencoba …

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Video Terbaru

Loading...

Instagram

lensa terbaik untuk foto landscape

Ikuti Foto.co.id!

Bergabunglah di komunitas fotografi kami, dan belajar fotografi bersama kami!

Terima kasih, silahkan cek inbox anda dan konfirmasi untuk bergabung.

Share This