Perbedaan Kamera DSLR VS Kamera Mirrorless

Pendahuluan:

Halo guys … kembali lagi dengan saya budima wira.

Nah, di video kali ini, saya akan membahas kamera mirrorless dan DSLR. Bagi kalian yang ingin tau lebih lanjut dengan kedua jenis kamera ini, maka nontonlah video yang satu ini …

Nah apakah itu kamera DSLR? Atau apakah itu kamera mirrorless? Manakah yang lebih baik diantara keduanya?  Sebelum melihat lebih lanjut, kiranya video yang saya buat kali ini dapat membantu kalian untuk sedikit memahami perbedaan antara kamera mirrorless dan DSLR sehingga kalian mampu untuk menentukan pilihan jenis kamera seperti apa yang cocok untuk kalian gunakan dalam mengabadikan setiap moment berharga yang ada sesuai dengan keinginan dan kebutuhan kalian.

Baik, tanpa panjang lebar lagi mari kita mulai …

Isi:

DSLR merupakan singkatan dari Digital Single Lens Reflex.  Bagi kaum pemula, perlu diketahui bahwa kamera DSLR bekerja dengan memanfaatkan ‘mirror box’ yang ada dalam kamera dengan memantulkan cahaya dari lensa ke viewfinder (jendela bidik). Dengan kata lain, ‘mirror box’ berfungsi untuk mengantarkan cahaya ke jendela bidik untuk menghasilkan sebuah gambar maupun video yang berkualitas.

Sedangkan kamera mirrorless sendiri, sebagaimana halnya dengan namanya yaitu ‘mirrorless’ atau tanpa kaca, maka kamera ini tidak memiliki ‘mirror box’ sebagaimana halnya kamera DSLR. Sebenarnya, tanpa disadari bahwa banyak orang telah menggunakan kamera mirrorless sekarang ini. Kenapa? Karena hampir semua orang telah menggunakan smartphone. Smartphone / HP android telah didukung dengan kamera foto dan video. Apa maksudnya? Dengan memiliki HP android, maka secara tidak langsung bisa dikatakan bahwa kita telah menggunakan kamera mirrorless.

Banyak orang lebih memilih menggunakan smartphone untuk mengabadikan setiap moment berharga mereka karena disamping mudah untuk dibawah kemana-mana, kualitas foto dan video yang ditawarkannya juga cukup memuaskan. Namun, bagi penggila fotografi, memiliki kamera DSLR merupakan hal yang seharusnya karena pada dasarnya, kamera DSLR dirancang khusus untuk fotografi dan videografi. Sekalipun harganya mahal, namun kualitas gambar dan video yang ditawarkannya tidak akan mengecewakan anda.

Bagi kaum pemula, menggunakan kamera DSLR mungkin agak sedikit sulit karena banyaknya tombol yang ada pada bagian bodi kamera. Itulah sebabnya, banyak pemula fotografi lebih cenderung memilih kamera mirrorless untuk menjadi kamera pertama mereka dalam memulai kegiatan fotografi karena disamping tombol-tombolnya yang sedikit, kamera mirrorless juga memiliki ukuran yang jauh lebih ringan jika dibandingkan dengan kamera DSLR.

Seiring berjalannya waktu, teknologi kamera mirrorless semakin meningkat guna memenuhi pasar kamera dan tuntutan penggila fotografi. Itulah sebabnya, saat ini anda bisa menemukan kamera mirrorless mulai dari seri Canon, Nikon, Sony, Fujifilm, dan lain-lain. Kamera-kamera tersebut hadir untuk memenuhi kebutuhan para fotografer dalam menjalankan kegiatan mereka sehari-hari.

Nah, setelah mengetahui apa itu kamera mirrorless dan kamera dslr, maka yuk intip perbedaan yang ada antara kamera DSLR dan kamera mirrorless.

  1. Perbedaan dari segi tampilan / ukuran

Kamera DSLR hadir dengan tampilan / ukuran yang lebih besar, tebal, dan berat karena adanya mirror box dan penta prism di dalamnya. Sedangkan kamera mirrorless jauh lebih tipis, ringan, dan kecil sehingga jauh lebih mudah untuk dibawah kemana-mana. Bagi kaum pemula dan awam, memiliki kamera mirrorless mungkin akan jauh lebih mudah digunakan jika dibandingkan dengan kamera DSLR karena selain ringan dan kecil, kamera mirrorless juga menawarkan kualitas yang tidak jauh bedanya dengan kamera DSLR.

Ketika mengambil gambar dan video diluar ruangan, fotografer professional akan nampak dari penggunaan jenis kamera. Bagi fotografer professional, kamera DSLR merupakan pilihan yang utama atau nomor satu karena sekalipun berat dan besar, kamera ini menawarkan kualitas gambar dan video yang luar biasa. Memang, kamera mirrorless dirancang khusus untuk fotografer professional namun tidak menutup kemungkinan bagi kaum pemula yang ingin memilikinya.

  1. Perbedaan dari segi OFV dan EFV

Kamera mirrorless tidak memiliki jendela bidik optic (OFV) sebagaimana yang dimiliki oleh kamera DSLR. Proses pembidikan gambar atau framing dilakukan lewat LCD atau jendela bidik elektronik (EFV). Kinerja jendela bidik elektronik sebenarnya sama dengan layar LCD yakni menyalurkan gambar lewat sensor yang terus menerus aktif.

Jendela bidik elektronik yang dimiliki kamera mirrorless memiliki kelebihan dan kelemahannya. Kelebihan EFV dari OFV adalah para pengguna bisa langsung melihat perubahan hasil pencahayaan saat menyesuaikan parameter seperti ISO, Aperture, atau White Balance. Namun, kelemahan EFV adalah lebih boros batere / daya karena kamera harus senantiasa mengaktifkan sensor dan layar jendela bidik supaya bisa melihat gambar.

Sedangkan untuk para pengguna kamera DSLR, kalian bisa melihat objek yang ada melalui OFV (jendela bidik optic) sekalipun kamera sedang tidak dinyalakan. Hal ini disebabkan karena mekanisme mirror box yang meneruskan cahaya dari lensa menuju penta prisma lalu ke jendela bidik tanpa harus mengenai sensor kamera.  Sebaliknya, EFV pada kamera mirrorless akan tampak sangat gelap saat kamera tidak menyala.

  1. Perbedaan sensor kamera

Dari segi sensor, kamera mirrorless melakukan metering (pengukuran cahaya) dan penguncian fokus langsung dari sensor gambar. Sedangkan kamera DSLR menggunakan sensor-sensor berbeda untuk keperluan tersebut yang terpisah dari sensor gambar utama. Sensor metering dan AF kamera DSLR, masing-masing terletak diatas dan dibawah mekanisme mirror box. Cahaya yang masuk dari lensa dibelokkan oleh cermin mirror box  agar ikut mengenai dua sensor ini (metering dan AF).

Saat pengguna menekan tombol shutter, barulah mirror box terangkat sehingga cahaya bisa diteruskan ke sensor gambar utama untuk mengambil foto. Memang hal ini akan terasa sedikit rumit bagi para pemula, namun seiring berjalannya waktu maka anda akan bisa menikmati prosesnya dalam menghasilkan kualitas gambar dan video yang menakjubkan.

Sedangkan kamera mirrorless tidak terlalu sulit karena mengandalkan teknik diteksi kontras secara langsung lewat gambar yang ditangkap sensor gambar utama, bukan dengan sensor fokus terpisah yang rawan meleset apabila sasarannya kurang tepat. Memang, sekalipun lebih akurat, namun proses AF yang dimiliki oleh kamera Mirrorless masih cenderung lebih pelan jika dibandingkan dengan kamera DSLR karena teknik diteksi kontras pada dasarnya adalah gerakan maju-mudur mekanisme fokus sampai diperoleh gambar yang paling tajam.

Namun seiring berjalannya waktu, pabrikan Mirrorless mulai mengejar ketertinggalan dalam hal kecepatan fokus dengan menanamkan mekanisme diteksi fase pada sensor gambar. Diteksi fase (phase detection) mampu menditeksi jarak subjek foto berdasarkan cahaya yang masuk dari lensa lalu langsung mengarahkan motor fokus lensa ke jarak yang sesuai. Metode inilah yang digunakan oleh sensor AF terpisah pada kamera DSLR sehingga bisa mengunci fokus secepat kilat dan melacak subjek bergerak (focus tracking).

Nah, ayo buruan. Tunggu apa lagi. Segera cari kamera pilihan anda sesuai dengan budget yang anda miliki,  apakah itu DSLR ataupun Mirrorless. Jangan-lama yah.

Nah, demikianlah ulasan singkat saya mengenai perbedaan kamera DSLR dan kamera mirrorless. Kiranya bisa bermanfaat. Selamat mencoba …

Scroll to Top