Cara foto backlight tanpa menggunakan flash

 

Kenapa mau foto backlight?

  • Mendapatkan efek yang unik dan dramatis
  • Dapat hairlight gratis! Guna nya hairlight untuk lebih memisahkan model dari background.
  • Dapat lens flare, kadang mengganggu, kadang bisa membantu membuat foto jadi lebih keren dan unik.

 

Caranya:

  • Posisikan model membelakangi matahari
  • Pakai lensa dengan focal length 50mm – 85mm. Gunanya untuk mengurangi distorsi.
  • Pakai manual mode.
    • Pertama set dulu ISO paling rendah.
    • Kemudian set diafragma bukaan terbesar untuk mendapatkan bokeh yang maksimal
    • Terakhir set speed. Kalau terlalu rendah dan kerasa kamera nya bisa kena shake, naikkan iso sedikit.
  • Ukur cahaya di muka model. Trus Setting-an nya kasih under sedikit. Jangan juga terlalu under. Sensor kamera digital bisa menyimpan lebih banyak detail di shadow, kebanding di highlight. Jadi nanti bagian muka kita bisa angkat, dan highlightnya kita bisa recover atau selamatkan sedikit.
  • Kalau bisa shoot di RAW, karena dynamic range nya akan lebih besar. Apa itu dynamic range? Detail yang direkam oleh sensor kamera, dari yg terang banget sampai gelap banget. Kalau shoot raw, nanti kita bisa selamatkan lebih banyak detail dibanding jika kita shoot di JPG.
  • Lepas lens hood! Lens hood gunanya untuk mengurangi lens flare, tapi karena kita mau coba dapetin lens flare yg menarik, lepas aja dulu.
  • Kalau mau mengurangi lens flare, bisa bantu dengan tangan.
  • Susah fokus? Tutupin dulu matahari pake tangan, fokus, baru foto.

 

Kesimpulan:

  • Bisa dapat foto yg unik2 dengan back lighting
  • Bisa dapat flare2 yang keren2
  • Bisa dapat warna2 yang asyik2
  • Ga perlu flash dan reflektor, ALL natural light! Jadi ga ribet bawa2 barang extra.

 

Question of the day:

Ayo motret backlight! Post foto kamu di instagram dan tag kami ya, dan juga pake hashtag #fotocoidbacklight. Kalau keren, kita bakal repost di IG kita di @foto.co.id

Scroll to Top