Select Page

Teknik Menggunakan “On-camera” Flash Pada Kamera Digital

Teknik Menggunakan “On-camera” Flash Pada Kamera Digital

Biasanya fotografer pemula diajarkan untuk tidak menggunakan ‘on-camera’ flash jika memotret seseorang. Namun, ada saatnya di mana built-in flash bisa membantu menghasilkan sebuah potret yang luar biasa. Marilah kita simak teknik fotografi yang seringkali dihindari ini.

Kenapa tidak dianjurkan untuk menggunakan on-camera flash

  • Biasanya sangat silau untuk sang model.
  • Hasil foto terlihat “flat” atau datar dan tidak berdimensi. Ini dikarenakan sumber cahaya yang sejajar dengan pengambilan gambar, sehingga tidak ada permainan shadow dan highlight yang dapat membantu membentuk kesan 3 dimensi.
  • Kadang menimbulkan “red eye” atau mata merah. Fenomena ini terjadi karena cahaya dari flash langsung dipantulkan oleh belakang retina mata yang mengandung darah dan terekam pada kamera.
  • Sumber cahaya dari flash tersebut kecil, jadi akan menghasilkan “hard light”, atau cahaya keras, yang akan memperjelas raut2 wajah dari model.

Cara memaksimalkan penggunaan on-camera flash

Marilah kita simak 2 foto berikut:

Foto pertama direkam tanpa menggunakan flash, dan yang kedua menggunakan flash. Di wajah model tertutup oleh bayangan dari topi dan juga dari matahari yang kebetulan berada tepat di atasnya. Dengan menurunkan exposure nya sedikit, dan menambahkan flash secukupnya, dapat membantu mengisi daerah shadow di wajah sang model. Ini yang sering disebut “fill flash”, mengisi shadow pada object dengan sedikit cahaya. Menurunkan sedikit exposure secara keseluruhan gunanya untuk menghindari over exposed pada bagian wajah yang tidak tertutupi shadow.

Satu lagi manfaat dari fill flash, yaitu menambahkan sebuah “sparkle” atau titik terang di mata sang model. Ini akan membantu foto model anda menjadi lebih hidup!

Demikian tips teknik fotografi menggunakan on-camera flash ini, semoga dapat membantu anda dalam pemotretan model berikutnya.Ada pertanyaan? Silahkan komentar di bawah, atau melalu facebook kami.

Share

Artikel Terkait

7 Comments

  1. Buddy

    Mau tanya suhu, flash andoer ad 560 iv di kamera canon 700d kenapa tidak nyala saat pengambilan gambar kalau lcd displaynya “on” walaupun sudah pakai trigger, kalau lcd displaynya “off” (intip) flashnya nyala, apakah flash tsb tidak compatible dengan canon 700D atau ada cara settingnya? Terima kasih

    Reply
  2. blog ridsabs

    mkasih atas infonya gan sangat bermanfaat sekali bagi para pemula seprti kami 🙂

    Reply
    • Fotografi Asia

      Sama2 🙂 semoga website kami dapat membantu, dan kita saling menambah ilmu 🙂

      Reply
  3. renny

    saya pengguna pemula, dan sangat kesulitan untuk memotret di siang hari dengan kamera dslr saya, hasilnya sangat terang sekali bahkan objek seperti tak terlihat. apa yg hrs saya lakukan? trims

    Reply
    • vikin

      biasanya saya menggunakan filter “nd” atau pengaturan iso di kurangi, untuk nd bisa di beli di oktagon. http://www.oktagon.co.id

      Reply
    • Fotografi Asia

      Coba cek ISO atau ASA nya. Coba setting ke 100-200 🙂

      Reply
  4. ningrum

    saya amat sangat baru dlm fotografi, jadi belum mengenal istilah-istilah dan fungsi yang ada pada fotografi atau kamera..
    bisakah anda mengirimkan saya resume tentang hal tersebut? terimakasih

    Reply

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Video Terbaru

Loading...

Instagram

lensa terbaik untuk foto landscape

Ikuti Foto.co.id!

Bergabunglah di komunitas fotografi kami, dan belajar fotografi bersama kami!

Terima kasih, silahkan cek inbox anda dan konfirmasi untuk bergabung.

Share This