10 Jenis Komposisi Fotografi yang Paling Mujarab

Tidak ada aturan yang tetap dalam fotografi, tetapi ada beberapa panduan yang seringkali dapat membantu anda dalam meningkatkan kualitas hasil foto anda. Ini mungkin terdengar klise, tapi kita tidak seharusnya terpaku pada aturan-aturan dalam fotografi. Namun, berikut terdapat beberapa komposisi dalam fotografi, sebagai pedoman untuk anda dan dapat anda gunakan di tiap kesempatan, untuk menambah pengaruh yang baik bagi tampilan gambar anda.

Panduan-panduan ini akan membantu anda untuk memotret gambar yang lebih menarik lagi dalam fotografi anda, membawanya dalam keseimbangan yang alami, mencermati tiap bagian terpenting dalam tampilan, atau membawa mata para penyimak foto tertuju pada gambar anda. Ketika anda telah memahami tips-tips dari komposisi berikut, anda akan terkejut betapa menakjubkannya dampak yang di berikan bagi foto anda. Anda akan menggunakan komposisi ini dalam fotografi, dimana saja dan anda akan menemukan bahwa mengapa foto anda lebih “menarik” sedangkan foto lainnya kelihatan begitu biasa-biasa saja. Berikut komposisinya:

Prinsip dalam The Rule of Thirds

Bayangkan bahwa foto anda terbagi dalam 9 segmen, 2 bentuk dalam garis vertikal dan 2 dalam garis horisontal. Prinsip dalam the rule of thirds mengatakan bahwa anda harus menempatkan elemen terpenting pada tampilan anda sepanjang garis tersebut, atau poin dimana garis tersebut memotong bagian dalam gambar, dengan cara ini akan menambah keseimbangan dan kesan dalam foto anda. Beberapa kamera hadir dengan menawarkan pilihan untuk menyusun prinsip dalam the rule of thirds secara otomatis pada tampilan layar LCD, membuatnya jadi lebih mudah untuk digunakan.

Komposisi Fotografi
Gunakan Prinsip The Rule of Thirds dalam Fotografi untuk hasil gambar yang lebih menarik saat di pandang mata

Elemen-Elemen Penyeimbang dalam Foto

Tempatkan subjek utama anda jangan ditengah bidang foto, sesuai prinsip dalam the rule of thirds, buatlah foto jadi semenarik mungkin. Tapi cara ini bisa saja membuat kesan dalam foto anda menjadi hampa atau adanya kekosongan. Anda harus menyeimbangkan “Berat” subjek dalam foto anda dengan memasukkan objek lain yang bukan menjadi fokus dalam foto, untuk mengisi ruang yang kosong.

Garis dalam Foto Merupakan Bagian Terpenting

Ketika kita melihat foto, mata kita secara alami menggambarkan sebuah garis panjang. Dengan berpikir bagaimana anda menempatkan tiap garis dalam komposisi foto anda, anda dapat mengubah cara pandang saat orang memandang pada foto anda. Tempatkan garis tersebut dalam gambar, dihadapan subjek atau dalam sebuah alur pada tampilan foto. Ada banyak jenis garis yang berbeda, yaitu: lurus, bengkok, zig-zag,antar-sudut,lingkaran bulat dan lain-lain, serta setiap garis tersebut dapat digunakan menambah komposisi dalam foto anda.

Garis Simetri dan Pola

Kita dikelilingi oleh begitu banyak garis simetri dan pola, baik secara alami atau pun buatan manusia. Garis dan pola tersebut dibuat untuk komposisi foto agar indah dipandang mata, disegala suasana tanpa terkecuali. Cara untuk menggunakannya yaitu dengan memahami garis simetri atau pola tersebut dalam beberapa cara, untuk memperkenalkan gaya dan focal point dalam tampilan gambar anda.

Titik Pandang/View-Point dalam Foto

Sebelum memotret subjek anda, luangkan waktu untuk memikirkan tentang dari arah mana anda akan memotretnya. View-point memiliki dampak besar terhadap komposisi foto dan bisa mendapatkan hasil yang lebih baik, juga pengaruhnya melekat pada pesan dalam foto. Tidak hanya sekedar memotret dengan melihat melalui mata saja, pertimbangkanlah hal-hal ini sebelum memotret: bagian atas foto, bagian bawah, sebelah, belakang, sepanjang seluruh foto, dari arah dekat dan lainnya.

Latar Belakang

Sudah berapa banyak foto yang anda potret dan anda mengira hasilnya akan menarik, dan akhirnya anda mengetahui bahwa hasil akhir foto kurang bagus, karena dampak dari latar belakang yang berantakan pada subjek foto anda? Mata manusia adalah alat yang paling sempurna untuk membedakan antara elemen yang berbeda dalam tampilan, dengan kamera yang memiliki tendensi untuk menyesuaikan latar depan dan belakang serta hal ini kerap kali menciptakan hasil foto yang indah. Berkat hal tersebut, masalah ini dapat diselesaikan dengan mudah pada saat memotret. Perhatikanlah antara latar belakang yang biasa-biasa saja dengan latar belakang yang lebih menarik dan buatlah potret anda, sehingga latar belakang tidak menghilangkan ataupun mengurangi keindahan dari subjek anda.

Komposisi Fotograafi
Pastikan latar belakang foto anda juga menarik, sehingga seimbang dengan subjek yang anda potret

Area Fokus/Jarak Pandang

Karena fotografi adalah sebuah perantara dua dimensi, kita harus memilih komposisi di dalamnya secara seksama untuk menyampaikan paham pada jarak fokus foto yang hadir di tampilan yang sesungguhnya. Anda dapat membuat sebuah jarak pandang pada foto dengan memasukkan objek pada latar depan, ditengah atau pun latar belakang. Teknik untuk komposisi yang berguna lainnya yaitu menutupi sebagian tampilan dalam foto, dimana anda dapat dengan sengaja mengaburkan bagian dari satu objek dengan yang lainnya. Mata manusia secara alami akan mengakui hasil potret ini dan secara mental dapat memilahnya agar menjadi sebuah foto yang memiliki area fokus/jarak pandang yang lebih luas.

Framing (Tempatkan Subjek Utama dalam Foto)

Di dunia ini ada begitu banyak objek yang membuat poin utama pada foto menjadi sempurna secara alami. Seperti: pepohonan, gapura dan gua. Dengan menempatkan objek-objek tersebut disekitar atau di tepi komposisi dalam foto anda, dapat membantu untuk memisahkan subjek utama dalam foto dari bagian lainnya. Hasilnya, foto menjadi lebih fokus serta membawa pandangan mata anda pada pusat Point of Interest.

komposisi fotografi
Tempatkan subjek utama dalam foto sebagai Point of Interest dalam framing pada gambar yang anda potret, untuk kesan foto yang lebih menarik saat di pandang mata

Memotong Gambar/Cropping

Seringkali hasil foto anda tidak memuaskan karena subjek utama dalam foto kelihatan tidak menonjol, karena ada begitu banyak unsur lain dalam foto yang membuatnya berantakan. Dengan memotong bagian yang tidak diperlukan disekitar subjek, anda dapat mengurangi latar belakang yang “mengganggu” dan memastikan subjek mendapatkan perhatian lebih dari para penyimak foto.

Bereksperimenlah dengan Foto-Foto yang Anda Potret

Dengan usia digital fotografi yang sudah sejak lama dan tidak diragukan lagi, kita tidak perlu khawatir dengan biaya pemotretan ataupun ingin memotret banyak gambar. Sebagai dampaknya, bereksperimen dengan komposisi foto-foto yang kita potret menjadikannya lebih nyata, kita dapat memotret gambar lebih banyak lagi dan menghapus gambar yang tidak diinginkan, tanpa dikenakan biaya. Ambillah manfaat dari fakta ini dan bereksperimenlah dengan komposisi foto anda, anda tidak akan pernah tahu hasil dari sebuah usaha jika anda tidak mencobanya.

Kesimpulan

Komposisi dalam fotografi tidak erat kaitannya dengan ilmu sains tapi hasilnya berhubungan erat dengan “aturan” didalamnya. Uraian diatas hanya sebagian kecil dari komposisi fotografi. Jika komposisi diatas tidak berpengaruh baik dalam tampilan foto anda, abaikan saja. Tapi jika menurut anda dapat membantu dalam meningkatkan komposisi foto anda, teruskanlah dan memotretlah sebanyak mungkin. Hasil akhirnya tergantung bagaimana cara anda mengatur kamera anda untuk memotret. Selamat mencoba dan juga lupa untuk tips-tips fotografi keren lainnya, anda bisa klik di https://foto.co.id/topik/tips-teknik-tutorial/basic/, Sampai Jumpa 🙂

Scroll to Top